PANGDAM VI/MLW MAYJEN TNI SUBIYANTO MELAKSANAKAN PENGECEKAN KESIAPAN YONIF RAIDER 613/RJA UNTUK MENJAGA TAPAL PERBATASAN DI KALIMANTAN UTARA

TARAKAN – Mendekati pelepasan ratusan personil Markas Komando Yonif Raider 613 Raja Alam ke perbatasan Kalimantan Utara, Komando Daerah Militer (Kodam) VI Mulawarman, bersama Komando Resor Militer (Korem) melakukan pengecekkan kesiapan personil, Senin (3/7/2018) Pukul 08.00 wita.

Pengecekkan itu langsung dilakukan oleh Panglima Kodam (Pangdam) VI Mulawarman Mayjen TNI Subianto didampingi Komandan Korem (Danrem) 091 Aji Suryanata Brigjen TNI Irham Waroihan, Danbrigif-24/BC Kolonel Inf Jones Sasmita Mulyawan S.ip, M.M, Beserta Asisten juga Pejabat Kabalak Kodam VI/Mulawarman di Markas Komando Yonif Raider 613 Raja Alam. Dalam kunjungannya ini, Pangdam melakukan pengecekan persiapan tugas operasi pengamanan perbatasan (PAMTAS) RI-Malasyia untuk menggantikan Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa selama sembilan bulan kedepan.

“Memang tugas kita pamtas perbatasan, tapi ada tugas kita juga untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Contohnya, untuk prajurit yang siap mengajar di sekolah-sekolah dan disana masalah kesehatan juga sangat dibutuhkan, jadi akan kita usahakan untuk mengisinya,” Ungkap Panglima Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subianto.

Lebih lanjut kata Jendral Bintang dua ini, pihaknya berencana untuk membantu masalah ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat, namun dengan catatan tetap harus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). salah satunya bagaimana mendatangkan obat-obatan tersebut agar bisa digunakan bersama dengan masyarakat.

“kalau Soal akses personil, ada beberapa sarana transportasi yang digunakan untuk mengirim pasukan kita ke pos-pos, apakah melalui jalur laut, jalur darat dan jalur udara, biasanya yang menjadi kendala kita pengiriman melalui Jalur Udara yang bertepatan dengan cuaca buruk, tapi Mudahan, kedepan cuaca cukup bagus, jadi kedepan kita bisa menggeser pasukan ke pos-pos itu,”inginya.

Mayjen TNI Subianto menjelaskan, untuk Jumlah personil yang akan diberangkatkan, mengalami peningkatan yang sebelumnya 350 personil, ditambah menjadi 450 orang personil. Penambahan ini karena ada pos yang sudah ditambah, sekaligus memperketat pengawasan di perbatasan agar pelanggaran terutama lintas batas narkoba.

“Kita sering mendapatkan laporan setiap minggu kalau di pos depan itu ada penangkapan narkoba. Saat ini, ada 52 pos Pamtas yang menjadi lokasi penempatan personilnya, jumlah ini sudah bertambah setelah sebelumnya hanya ada 40 pos. Selain Satgas Raider 613 Raja Alam di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, juga ada satu satgas lagi dari Batalyon 144 yang akan ditempatkan di Malinau dan Mahulu untuk membantu pengamanan di pos perbatasan. Wilayah yang paling rawan itu, bisa dilintasi darat. Tetapi, kita melihat untuk wilayah laut juga perlu pengawasan, jadi selain dari Angkatan Laut, dari kita juga dibuatkan tugas untuk ikut mengawasi jalur laut dari pos yang sudah dibuat,”tutupnya

About admin

Admin Web Brigif 24/BC

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.